Kepada, kehidupan.
Iya aku akan langsung mengakuinya sekarang bahwa aku takut kepadamu.
Ketika umurku semakin bertambah, semakin aku takut menghadapimu. Ketika
aku sedang memikirkan entah itu besok, lusa, minggu depan, bulan depan
bahkan beberapa puluh tahun yang akan datang, aku tetap takut denganmu.
Aku takut mimpi-mimpiku tidak tercapai. Aku akan semakin mengecewakan
orang-orang yang berada di dekatku.
Aku takut aku tidak akan bahagia
saat menghadapimu di masa yang akan datang. Aku takut, iya aku takut
kepadamu, kehidupan. Sekarang sebut saja aku pengecut. Dan kehidupan,
boleh tolong bagi tahu rahasianya agar aku tidak takut lagi dalam
menghadapimu?
Yang sedang ketakutan tetapi harus tetap menghadapimu,
Lindi, Mahasiswi, 18tahun.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar